Tampilkan postingan dengan label Update Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Update Informasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Januari 2014

Konsep Ketuhanan 8 Agama Terbesar di Dunia menurut Kitab Suci mereka

Berikut Konsep Ketuhanan 8 Agama Terbesar di Dunia menurut Kitab Suci mereka. Diurutkan berdasarkan jumlah populasi pengikutnya masing-maisng.

1. KRISTEN

Agama dengan populasi penduduk terbesar saat ini, 2.1 miliar pemeluk di seluruh dunia, terkonsentrasi di Eropa, Amerika, Australia dan Afrika Tengah & Selatan.

Konsep Ketuhanan menurut Alkitab :

Markus 12:29 "Maka jawab Yesus kepadanya, hukum yang terutama adalah 'dengarlah hai Israel, adapun Allah Tuhan kita adalah Tuhan yang Esa'"

John 5:30, "Maka aku tdk boleh berbuat satu apa pun dari mauku sendiri, spt aku dengar begitu aku hukumkan dan hukum itu adil adanya, karena tiada aku coba hukum sendiri melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus aku."

Berapa Tuhan Kristen? Trinitas (3 in 1)? Bukan, satu Allah Tuhan Yang Esa.

2. ISLAM

Agama Islam dengan populasi penduduk kedua terbesar di dunia, sekitar 1.7 miliar dan terkonsentrasi di Timur Tengah, Asia Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara.

Konsep Ketuhanan menurut Al-Quran :

Al Ikhlas 1-4 "Katakanlah, 'Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

Berapa Tuhan Islam? Satu, Allah Tuhan Yang Esa.

3. HINDU

Agama Hindu memiliki populasi ketiga terbesar dengan jumlah sekitar 800 juta jiwa dan terbanyak berada di India, Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Konsep Ketuhanan menurut Wedha :

Chandogya Upanishard, pasal 6 bag 2 ayat 1, "Akkam avidetuim" artinya Tuhan adalah satu.

Sweta Sutara Upanishard psl 6 ayat 9, "Na kasia kasji janita nakadipa" artinya Dia yg tidak memiliki ibu bapak dan tidak memiliki tuan.

Sweta Sutara Upanishard pasal 4 ayat 19, "Natastya pratima asti" artinya Tdk ada yg serupa dengannya.

Ayat di kitab ini sangat familiar dan sangat mirip dengan Al-Ikhlas.

Berapa Tuhan Hindu? 100 Dewa-Dewi? Bukan, satu Allah Yang Esa.

4. BUDDHA

Agama Buddha berkembang sangat pesat di China, Tibet, Thailand dan Asia Selatan. Populasinya sekitar 600 juta jiwa.

Konsep Ketuhanan menurut Buddha :

Sutta Pitaka, Udana VIII : 3 "Ketahuilah para Bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. Duhai para Bhikkhu, apabila tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi para Bhikkhu, karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu"

Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang yang artinya "Tuhan adalah Suatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak Dijelmakan, Tidak Diciptakan dan Yang Mutlak".

Berapa Tuhan Buddha? Tidak ada konsep Ketuhanan dalam Buddha. Lihat lagi,Tuhan Buddha adalah satu, Allah Tuhan Yang Esa.

5. KONGHUCU

Konghucu lebih tepat dikatakan sebuah aliran drpd agama, namun aliran ini berkembang pesat juga di China dengan jumlah pemeluk sekitar 100-150 juta jiwa.

Konsep Ketuhanan menurut Konghucu :

1. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian)
2. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De)
3. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming)
4. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen)
5. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

Hmm... rada mirip juga dengan Rukun Iman ternyata.

Agama Khonghucu juga mengajarkan hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana penganutnya melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di".

Orang-orang mengatakan Konsep Ketuhanan Konghucu tidak jelas. Mereka keliru, Konghucu mengakui adanya satu Tuhan, Allah Tuhan Yang Esa.

6. SIKHISM

Agama non semitik yang tidak dibawa oleh Nabi namun berkembang pesat di Pakistan dan India di sekitar wilayah Punjab. Sang guru bernama Nanak Shahib. Agama Sikh memiliki sekitar 25 juta jiwa pengikut.

Dalam kitab Sri Guru Granth Shahib vol 1 pasal 1 ayat 1 yang disebut Japoji mul Mantra dijelaskan, "Hanya ada satu Tuhan yg eksis, Tuhan yang tdk tampak wujudnya atau Ek Omkara."

Sikh adalah agama monotheisme menentang avtarvada (reinkarnasi).

Berapa tuhan Sikhism? Satu, Allah Tuhan Yang Esa.

7. YAHUDI

Agama Yahudi tersebar di Israel, Amerika Utara dan Eropa. Jumlah pemeluknya saat ini sekitar 15 juta jiwa.

Konsep Ketuhanan Perjanjian Lama/Taurat :

Yesaya Ps. 45 ayat 5, "Akulah Tuhan tdk ada yg lain kecuali Allah."
Keluaran Ps. 20 ayat 3-5, "Jangan ada padamu Allah lain dihadapanku, jangan buat patung yang menyerupai apa pun yg ada di langit dan di bumi dan di dalam air, jangan menyembah pd patung2 itu krn aku adalah Tuhan yg cemburu."
Ulangan Ps. 5 ayat 7-9, "Jgn ada padamu Allah lain di hadapanku."

Berapa Tuhan Yahudi? Satu, Yahweh. Salah, satu Allah Tuhan Yang Esa.

8. ZOROASTER

Agama non semitik, dibawa oleh Nabi Zoroaster, agama ini berkembang 2500 tahun yang lalu di persia, sekarang di Iran dan India. Pemeluknya saat ini sekitar 4 juta jiwa.

Konsep Ketuhanan menurut Zoroaster :

Ada 2 Kitab Asatir dan Awesta

Kitab Awesta Buku Kitab Yasna psl 31 ayat 7-11, "Tuhan adalah sang pecipta maha besar, tdk memiliki anak dan orang tua." Lagi-lagi.. sangat mirip dengan Al-Ikhlas.

Berapa Tuhan Zoroaster? Satu, Allah Tuhan Yang Esa.

Jika setiap agama mengakui hanya ada satu Tuhan, Allah yang Maha Esa, lalu mengapa ada begitu banyak Tuhan dalam kepercayaan dan tradisi-tradisi kuno mereka? Jawabannya mungkin bisa ditelisik dalam kepercayaan pagan, salah satu keyakinan paling tua di dunia yang percaya bahwa Tuhan terdiri dari beberapa unsur seperti dewa-dewi Mesir Kuno, Yunani Kuno, India Kuno, and so on..

Konsep pantheism inilah yang menyusup masuk dalam pola pikir tokoh-tokoh kepercayaan tertentu sehingga para pengikutnya mengikuti dengan sepenuh hati tanpa perlu lagi membuka kitab-kitab suci mereka. Padahal, seandainya semua pengikut agama-agama besar ini menyembah satu Tuhan yang Esa, maka 90% dari populasi dunia adalah pemeluk satu agama, Islam. Sumber keselamatan, rahmatan lil alamin..

Source : Facebook Indobarca Pariaman :D

Jumat, 22 Februari 2013

GEMPITA 2013 :))


(Unila): Himpunan Mahasiswa Pendidikan Eksakta (HIMASAKTA) 2012/2013 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila) di awal 2013 ini kembali akan mengadakan perhelatan akbar tahunan, yaitu Gebyar Mahasiswa Pendidikan Eksakta (GEMPITA). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara yang mengambil tema “Gelorakan Semangat Bangkit untuk Bangsa Bersama Generasi Cerdas, Kreatif dan Kompetitif” ini lebih semarak karena cakupannya se-Sumbagsel (Sumatera bagian selatan).

Rangkaian acara GEMPITA 2013 akan berlangsung dari 22 Februari—5 Maret 2013 mendatang. Acaranya berupa lomba-lomba untuk siswa SMP dan SMA se-Sumbagsel. Selain itu, terdapat acara tambahan, yaitu: Bazar Himasakta, Training Spiritual Quotient (TSQ), Himasakta Fair dan Donor Darah.

Terdapat berbagai perlombaan untuk kategori siswa SMA/sederajat se-Sumbagsel yang akan mengisi kegiatan GEMPITA ini. Di antaranya adalah Lomba Pembuatan Komik Matematika. Ini merupakan lomba pembuatan komik yang digunakan sebagai bahan untuk mengajarkan konsep matematika. Pembuatan komik ini dapat dilakukan secara berkelompok dengan anggota dua sampai empat orang. Setelah melalui tahap penyeleksian, akan terpilih 10 besar kelompok pembuat komik terbaik untuk mempresentasikan karyanya pada saat pelaksanaan lomba.

Selanjutnya,Lomba Penciptaan Alat Peraga Fisika. Pada lomba ini, peserta membuat alat peraga fisika dan berusaha menjelaskan suatu konsep fisika menggunakan alat peraga sederhana. Lomba ini menuntut peserta berpikir kreatif untuk menciptakan alat peraga sederhana yang terbuat dari bahan-bahan sederhana yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seperti lomba pembuatan komik, lomba pembuatan alat peraga fisika  ini dapat dilakukan secara berkelompok dengan anggota maksimal empat orang.

Selain itu, terdapat pula Lomba Keterampilan Laboratorium Kimia. Ini merupakan lomba yang menguji tingkat keterampilan peserta terhadap penggunaan alat-alat peraga kimia dan menggunakannya untuk membuktikan dan mencari suatu konsep kimia. Perlombaan ini dilakukan secara berkelompok yang terdiri dari dua sampai empat orang tiap kelompoknya. Perlombaan ini menggunakan sistem kompetisi untuk menentukan pemenangnya.

Ada pula Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Biologi. Ini merupakan lomba pembuatan karya tulis ilmiah bidang biologi, yang mengaitkan konsep biologi dengan tema yang telah ditentukan. Tema tahun ini adalah “Inovasi Teknologi Lingkungan untuk Kebangkitan Bangsa”.

Selebihnya adalah Lomba Majalah Dinding (LOADING) yang bertemakan “Potensi Alam Sumatera”. Lomba pembuatan majalah dinding ini juga dilakukan secara berkelompok dengan anggota maksimal empat  orang tiap timnya.

Olimpiade Sains Kerohanian (OSAKA) juga akan berlangsung. Bentuk Olimpiade Kerohanian ini yaitu berupa pembuatan karya tulis yang berdasarkan observasi atau telaah pustaka yang kemudian akan dipresentasikan. Isinya mengaitkan antara sains dan agama.

Lomba Pemanfaatan Barang Bekas (PEMANGKAS). Ini merupakan lomba untuk memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tidak berguna menjadi barang-barang yang lebih berguna, dan bernilai seni. Lomba ini terdiri dari maksimal empat orang tiap timnya. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa seni dan kreativitas murid SMA se-Sumbagsel.

Ada yang baru dalam acara GEMPITA 2013 ini, yaitu Lomba Artikel Ilmiah dan Cerpen Sains (LAICS). Untuk lomba artikel ilmiah, bertema “Sainsku, Kehidupanku”. Artikel yang dibuat merupakan karya individu/bukan kelompok, orisinil yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media mana pun, belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sejenis, belum pernah dipresentasikan dan/atau tidak pernah digunakan untuk media komunikasi apa pun. Untuk lomba Cerpen Sains, bertema “Sainsku, Kehidupanku”. Cerpen yang dibuat merupakan karya individu, orisinil yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media mana pun, belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sejenis, belum pernah dipresentasikan dan/atau tidak pernah digunakan untuk media komunikasi apa pun. Artikel Ilmiah atau Cerpen Sains dikirim saat pendaftaran. Pemenang akan diumumkan saat penutupan dan karya pemenang akan dimuat dalam Buletin Radiasi Himasakta FKIP Unila.

Untuk lomba kategori siswa SMP/sederajat se-Sumbagsel, HIMASAKTA menghadirkan Olimpiade Eksakta Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ditujukan untuk siswa SMP atau sederajat dalam bentuk pengerjaan soal (olimpiade) dalam bidang Sains MIPA. Olimpiade ini terdiri dari empat cabang, yaitu: Olimpiade Matematika, Olimpiade Fisika, Olimpiade Kimia, dan Olimpiade Biologi. Perlombaan ini terdiri dari dua tahap, yaitu tahap penyeleksian dan tahap analisis.

Sumber : www.unila.ac.id

Jumat, 14 Desember 2012

Perang Pemikiran atau Ghazul Fiqri



Invasi/serangan pemikiran atau dalam bahasa Arab dinamakan ghazwul fikri dan dalam basaha Inggris disebut sebagai brain washing, thought control, menticide adalah istilah yang menunjuk kepada suatu program yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur oleh musuh-musuh Islam untuk melakukan pendangkalan pemikira  dan cuci otak kepada kaum muslimin, dengan tujuan agar kaum muslimin tundu  dan mengikuti cara hidup mereka sehingga melanggengkan kepentingan mereka untuk menjajah sumber daya yang dimiliki kaum muslimin.
Musuh kaum muslimin yaitu Kaum Yahudi yang pada masa kini lebih dikenal sebagai kaum Zionis Yahudi atau juga dikenal dengan lucifier, freemason atau iluminati adalah mereka yang mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman, mereka lebih memilih melakukan ghazul fiqri karena salah satu faktornya adalah kekalahan mereka pada perang salib yang akhirnya bagi mereka perang pemikiran lebih baik daripada perang fisik, selain itu biaya yang digunakan juga jauh lebih murah dibandingkan dengan perang fisik yang memerlukan kelengkapan persenjataan, dan perang pemikiran mereka anggap jauh lebih efektif dibandingkan dengan perang fisik.
 Kaum yahudi benar-benar tidak kehabisan akal untuk meruntuhkan iman kaum musulimin, Telah dijelaskan pula tentanh Zionis Yahudi dalam firman Allah ta’ala yang artinya “Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah) dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir).” (QS Al Baqarah [2]: 101-102 ).
Sejarah Ghazul Fiqri sudah ada setua umur manusia, makhluk yang pertama kali melakukannya
adalah Iblis la’natullah ketika berkata kepada Adam as : “Sesungguhnya Allah melarang
kalian memakan buah ini supaya kalian berdua tidak menjadi malaikat dan tidak dapat
hidup abadi” (QS 7/20).
Allah SWT memperingatkan kita di dalam al-Qur’an bahwa para musuh Islam akan
selalu mengintai dan memerangi ummat Islam kapan dan dimanapun, sehingga kita
diperintahkan untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri (QS 8/60). Ummat Islam
bukan agressor dan tidak pernah memulai menyakiti dan memerangi kelompok lain,
tetapi sejarah (baik di dalam maupun diluar negeri) selalu membuktikan bahwa
merekalah yang selalu memulai memerangi dan membantai kaum muslimin (Lihat kasus
Palestina, Afghanistan, Bosnia, Kosovo, Kashmir, Rohingya, Moro, Pattani, Chechnya,
Ambon, Poso).
Mereka menyerang kaum muslimin dengan ghazul fiqri melalui berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, ilmu alam dan sosial, bahasa, hukum, pengiriman pelajar dan mahasiswa keluar negeri, dan juga media massa.
Sungguh mereka tidak pernah kehabisan akal untuk memerangi kita, jadi kitalah yang perlu membentengi diri kita lebih kuat agar mereka para orang-orang kafir tidak lagi mampu menjajah kita baik fisik maupun fikiran.